Tips Memulai Bisnis Rental Mobil

Tips Memulai Bisnis Rental Mobil

Bisnis rental mobil sangat menguntungkan, apalagi jika Anda punya lokasi di daerah wisata atau pendidikan. Kendaraan rental menjadi opsi paling mudah dan murah bagi para wisatawan. Mereka bebas berkeliling daerah wisata tanpa jadwal yang ketat, apalagi jika tema liburan bersama keluarga.

Apakah Anda tertarik untuk mulai bisnis travel? Mungkin sebagian kalangan berpikir kalau bisnis rental mobil butuh dana yang besar. Padahal ada trik untuk menghemat modal awal. Anda bisa membangun kerjasama dengan berbagai pihak yang terpercaya, kemudian jalankan bisnis rental dari skala kecil.

Bisnis rental mobil juga rentan dengan insiden penipuan. Banyak kasus dimana pemilik rental mobil mengalami kerugian karena mobilnya dibawa kabur. Hal ini juga harus dipertimbangkan sejak Anda membuka usaha. Pastikan Anda punya solusi terbaik untuk melindungi aset perusahaan rental.

Lantas, bagaimana tips memulai bisnis rental mobil yang tepat? Apakah Anda benar-benar butuh modal yang besar? Apakah bisnis ini bisa dijalankan secara online? Sebelum mulai memasarkan jasa rental, ada baiknya Anda mempelajari tips-tips di bawah ini.

1. Riset Pasar

Lakukan riset sederhana sebelum mulai langkah lainnya. Riset ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebutuhan mobil dan karakteristik mobil apa yang lebih disukai oleh target pasar. Hal ini sangat penting karena menentukan jumlah modal dan strategi pemasaran bisnis Anda.

Lakukanlah pengamatan beberapa faktor seperti:

  • Seberapa besar masyarakat di lingkungan Anda membutuhkan mobil rental?
  • Apakah merk dan jenis mobil yang paling digemari masyarakat untuk disewa?
  • Bagaimana medan jalan di wilayah Anda? Apakah jalanan perkotaan atau jalan pegunungan? Hal ini tentunya akan menentukan jenis mobil yang akan dioperasikan.
  • Berapa lama biasanya pelanggan akan menyewa mobil di rental?
  • Apakah mobil akan digunakan secara pribadi, sekeluarga, atau dalam kelompok (misalnya untuk menghadiri hajatan)?
  • Berapa jarak tempuh mobil rental yang biasa dipakai penyewa? Misalnya apakah mobil rental sering dipakai keluar kota atau hanya di dalam kota.

2. Menentukan Titik Lokasi Usaha

Bagaimanapun Anda harus memilih lokasi usaha untuk rental mobil. Jika mobilnya sedikit, Anda bisa menggunakan rumah pribadi. Tapi jika mobil sudah banyak, Anda harus membuat garasi penampungan khusus, kemudian daftarkan lokasi bisnis Anda ke Google Maps.

Bisnis rental mobil yang punya lokasi tetap jauh lebih kredibel di mata penyewa. Meskipun berlokasi di rumah pribadi, tapi nantinya 2 pihak bisa saling bertemu di sana. Antara pihak penyewa dan penyedia rental bisa membuat kesepakatan dan menandatangani dokumen persyaratan di tempat tersebut.

3. Mengumpulkan Modal

Modal adalah hal yang tak bisa dihindari dalam membangun bisnis. Baik bisnis kecil atau besar pasti membutuhkan modal. Modal dalam bisnis rental mobil yang paling utama adalah armada. Jika saat ini Anda sudah punya armada, gunakan saja kendaraan tersebut. Hal ini akan menghemat modal Anda.

Ada langkah mudah agar bisnis rental Anda berjalan baik. Anda bisa bekerjasama dengan kerabat, tetangga, atau rekan untuk mengumpulkan kendaraan, kemudian tetapkan berapa pembagian komisi jika mobil mereka disewa.

Modal lainnya yaitu berupa biaya sewa kantor, pembelian tanah, dan juga rekrutmen sopir. Sebab, biasanya ada penyewa yang memilih paket lengkap mobil dan sopir. Pilihlah supir yang benar-benar mengerti rute dan mampu memandu perjalanan dengan baik.

4. Promosi Online

Bagaimana cara memasarkan usaha rental mobil Anda? Manfaatkan media sosial seperti Facebook dan Instagram. Pasarkan jasa rental Anda tanpa ragu di halaman jual beli. Anda juga bisa membuat website sendiri jika memang modalnya mencukupi.

5. Promosi Offline

Selain memasarkan jasa lewat online, ada tips memulai bisnis rental mobil secara offline. Pasarkan jasa Anda dari orang terdekat dulu. Misalnya dengan menawarkan kepada para tetangga di lingkungan Anda, kemudian minta bantuan kerabat untuk memasarkan jasa rental ini.

6. Strategi Investasi yang Tepat

Jika bisnis Anda sudah mulai berkembang, tambahlah jumlah armada. Namun, gunakan ilmu yang tepat, yakni dengan memilih armada mobil yang berkualitas dan banyak dibutuhkan konsumen. Jangan membeli mobil yang biaya perawatan dan onderdilnya mahal.

Agar Anda tidak mengalami kerugian, jangan lupa membeli paket asuransi. Meskipun ada dana bulanan yang dikeluarkan, tapi Anda bisa terhindar dari kerugian besar. Pilihlah paket asuransi kendaraan, kecelakaan, kehilangan, dan kerusakan lainnya.

7. Membangun Jaringan

Semakin luas jaringan yang Anda miliki, maka bisnis bisa maju. Apalagi dalam bidang jasa yang sangat bergantung pada relasi. Rajinlah mencari relasi mulai dari bidang perbaikan mobil, perizinan, aksesoris mobil, pengelola wisata, hingga perusahaan besar.

Buatlah kerjasama dengan relasi Anda, misalnya kerjasama dengan hotel atau penginapan. Anda juga bisa berelasi dengan instansi swasta dan pemerintah. Jika mereka sewaktu-waktu membutuhkan kendaraan, maka mereka akan langsung menghubungi Anda.

8. Amankan Kendaraan Rental

Selain membeli kendaraan yang bagus, Anda juga harus mengamankannya dengan baik. Ada beberapa prosedur tambahan yang bisa digunakan saat kendaraan akan disewakan, yaitu:

  • Lengkapi semua unit kendaraan dengan GPS aktif. Anda bisa menyembunyikan alat ini di bagian bawah mobil. Jika terjadi tindak kriminalitas, maka keberadaan mobil bisa dilacak.
  • Lakukan verifikasi identitas peminjam, misalnya dengan penahanan KTP selama ia meminjam mobil.
  • Tambahkan perlindungan ganda dengan tindakan foto wajah peminjam, KTP, dan mobil yang disewa.
  • Buatlah surat perjanjian yang mudah dipahami.

9. Tentukan Harga Sewa

Ketika melakukan survei, pasti Anda sudah tahu bukan berapa kisaran harga sewa mobil? Jadi, Anda juga bisa menentukan harga sewa sesuai pasaran di wilayah tersebut. Biasanya sesama pengusaha rental mobil juga terlibat perjanjian tentang batas atas dan bawah harga sewa jasa mereka.

10. Tentukan Daerah Larangan

Meskipun konsumen adalah raja, tapi tetap buatlah peraturan yang tegas. Misalnya kendaraan rental Anda tidak boleh dipakai ke suatu daerah yang sangat jauh atau bermedan curam. Jelaskan larangan tersebut pada semua calon penyewa. Hal ini bisa menghindarkan risiko kerusakan kendaraan.

Batas penggunaan luar kota juga harus diawasi. Anda perlu memberikan daftar nama kota yang masih dalam jangkauan. Pastikan calon penyewa paham dan mengerti mengapa aturan tersebut dibuat. Utamanya bagi beberapa golongan mobil yang tak bisa digunakan pada medan berat.

Simak juga:: 10 Cara Memulai Bisnis Online di Instagram Untuk Pemula

Tips memulai bisnis rental mobil bisa dilakukan dengan riset pasar dan prospek keuntungan. Anda bisa menggunakan kendaraan sendiri sebagai armada pertama. Lakukan pengembangan bisnis dengan promosi offline dan online, membeli kendaraan yang tepat, serta melengkapinya dengan proteksi lebih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like