Usaha Hotspot Rumahan

Usaha-Hotspot-Rumahan

Saat ini, Anda hidup di era serba digital, yang membuat WiFi atau internet selalu dibutuhkan dimana saja dan kapan saja. Fakta ini membuat usaha hotspot rumahan menjadi salah satu ide bisnis yang cukup menjanjikan untuk jangka waktu yang sangat panjang. 

Dalam beberapa tahun terakhir, biaya peralatan dan pengetahuan teknis yang dibutuhkan untuk bisnis ini telah turun secara signifikan, sehingga memulai bisnis WiFi hotspot rumahan menjadi sangat sederhana.

Apakah Anda tertarik? Berikut detailnya.

Peluang Bisnis WiFi Hotspot Rumahan

Meski terdengar biasa, namun bisnis WiFi hotspot rumahan memiliki sejumlah peluang usaha yang cukup menggiurkan, salah satunya adalah omset hingga jutaan rupiah per bulan. Modal awal bisnis ini bisa besar atau kecil tergantung pada peralatan yang Anda beli. 

Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, Anda membutuhkan setidaknya Rp 5.000.000 sampai lebih dari Rp 10.000.000. Tapi di sisi lain, tagihan WiFi hotspot rumahan bisa Anda atur sendiri sesuai dengan keinginan, yaitu memberlakukan tagihan per jam, harian, mingguan, bulanan, atau tahunan. 

Jika Anda menagih Rp 3.000 per pengguna untuk durasi 1 jam misal, maka Anda bisa mendapatkan Rp 30.000/1 jam jika total pengguna ada 10 orang. 

Jika dalam 1 hari ada 50 pengguna, maka Anda bisa mendapatkan Rp 150.000, dan dalam 30 hari Anda bisa mendapat Rp 4.500.000. Jika masing-masing user menggunakan WiFi hotspot selama 2 jam atau bahkan lebih, maka omset per bulan Anda pastinya lebih dari Rp 5.000.0000. 

Apalagi jika user adalah anak-anak muda yang doyan nongkrong sambil main game atau nonton film, pastinya durasi mereka akan lebih lama, bukan?

Jika modal awal Anda sekitar Rp 5.000.000, maka dalam 1 bulan saja Anda sudah bisa balik modal dan bahkan mengantongi banyak keuntungan. Bahkan hanya dalam hitungan bulan Anda juga sudah bisa membuka cabang di tempat lain.

Simak juga:: 10+ Contoh Usaha Perseorangan Dalam (Berbagai Bidang)

Cara Membuat Usaha WiFi Hotspot Rumahan

Anda bisa memulai bisnis hotspot WiFi hampir dari mana saja termasuk dari rumah Anda sendiri.

Inilah cara untuk memulainya: 

1. Ketahui Target Pasar Anda

Hal pertama yang harus Anda tahu adalah calon pelanggan Anda. Siapakah mereka dan bagaimana mereka akan menggunakan hotspot nirkabel Anda? Berapa banyak orang yang akan mengakses jaringan pada saat bersamaan? 

Berapa lama mereka akan terhubung? Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu Anda memilih peralatan dan paket layanan yang tepat yang Anda perlukan untuk menawarkan koneksi yang andal.

2. Pahami Ilmu Tentang WiFi Hotspot

Sebagai pemilik, pastinya Anda harus memiliki cukup ilmu dan pengetahuan tentang bisnis yang akan Anda jalankan. Anda harus tahu bagaimana cara kerja WiFi hotspot, peralatan apa saja yang dibutuhkan, bagaimana cara mengatasi error atau trouble yang mungkin terjadi, cara mengamankan WiFi, dll.

3. Koneksi Internet

Langkah selanjutnya adalah dapatkan koneksi internet yang stabil dan cepat karena nantinya speed internet Anda akan dibagikan, jadi pilihlah layanan penyedia internet yang terbaik, bukan yang termurah. 

Lakukan riset terlebih dulu untuk menemukan yang terbaik, bisa dengan mencari dari Google dan membandingkan review yang ada, atau bertanya kepada beberapa orang yang sudah lebih dulu menjalankan bisnis ini. 

Anda juga bisa datang langsung ke beberapa tempat yang menyediakan koneksi internet dan minta informasi langsung kepada petugas kemudian membandingkan hasilnya.

4. Perlengkapan

Apakah Anda pernah berada di suatu tempat yang mengiklankan WiFi gratis? Misalnya di hotel, cafe, atau tempat lain. Tapi saat Anda mencoba menggunakan WiFi tersebut, ternyata sangat lambat sehingga pada dasarnya tidak berguna?

Pastinya Anda tidak ingin hal yang sama terjadi pada bisnis Anda, bukan? Karena itu, memilih peralatan yang tepat sangatlah penting. Sekali lagi, jangan terpaku pada harga murah, tapi utamakan kualitas. Sejumlah perlengkapan yang perlu Anda beli untuk memulai usaha hotspot rumahan adalah:

  • Router WiFi khusus (misalnya TP-Link WR 740N) dan colokkan router untuk menyebarkan WiFi.
  • Antenna outdoor atau biasa disebut WiFi AP (contohnya TP-Link WA 5210G).
  • Tiang besi outdoor untuk tempat antena outdoor (semakin tinggi tiangnya semakin bagus dan kuat sinyal yang Anda dapat).
  • Kawat pengikat besi dan antena outdoor.
  • Kabel berbagai ukuran dan jenis serta sejumlah perlengkapan lain.
  • Smartphone dan laptop.

5. Penempatan Peralatan

Saat memulai bisnis WiFi, pastinya Anda ingin menyediakan jangkauan ke area seluas mungkin untuk menjangkau sebanyak mungkin pelanggan potensial, bukan?

Tapi rata-rata sinyal WiFi hanya memiliki jangkauan sekitar 3,5 meter di dalam ruangan dan 9 meter di luar ruangan sehingga Anda harus menempatkan / memasang router di tempat yang bisa memberikan jangkauan terbaik. 

Area terbaik ini bisa di dinding, langit-langit, jendela, atau tempat lain yang akan mendapatkan garis pandang terbaik (clear line of sight / LoS). 

Area LoS ini akan membuat sinyal berjalan langsung ke pengguna tanpa harus melewati benda padat seperti dinding, furniture, atau bangunan lain sehingga sinyal bisa maksimal. 

Jika Anda memiliki balkon atau jendela yang menghadap ke banyak properti lain, spot ini akan menjadi tempat terbaik untuk meletakkan router WiFi.

Jika masih bingung tentang peralatan apa saja yang harus dibeli dan yang bagaimana jenisnya, maka beritahu penyedia internet Anda jenis dan jumlah pengguna yang kira-kira akan menjadi pelanggan Anda dan penyedia internet akan membantu memilihkan paket internet serta peralatan yang tepat.

Keuntungan Bisnis WiFi Hotspot Rumahan

Rumah merupakan tempat terbaik untuk memulai ide bisnis ini karena Anda tidak perlu mendapatkan izin untuk memasang peralatan dan Anda tidak perlu berbagi pendapatan dengan orang lain.

Beberapa keuntungan lainnya adalah:

1. Fleksibel

Disebut fleksibel karena bisnis ini bisa dijalankan oleh orang yang belum memiliki pekerjaan atau bahkan sudah bekerja di suatu tempat tapi ingin mendapatkan pemasukan tambahan. 

Bisa dibilang bahwa bisnis ini tidak akan merepotkan, karena Anda bisa memantau speed internet pelanggan Anda dan semua hal yang berhubungan dengannya hanya dari satu layar, baik smartphone atau pun laptop. Artinya, bisnis ini bisa Anda jalankan dari mana saja karena sistem kerjanya yang fleksibel.

2. Tidak Gaptek

Sebelum benar-benar terjun ke bisnis ini, pastinya Anda akan membaca banyak informasi atau bertanya kepada orang yang lebih ahli tentang WiFi hotspot, trik bisnis, dan sebagainya, yang secara tidak langsung akan membuat Anda lebih paham teknologi dibanding orang lain yang tidak menjalankan bisnis ini.

Pengetahuan seputar internet seperti ini sangat berguna di era serba teknologi seperti sekarang, yang nantinya bisa Anda ajarkan kepada anak-anak atau anggota keluarga lain atau digunakan untuk mengembangkan bisnis Anda.

3. Bisa Membuat Jaringan Pribadi

Setelah mengatur hotspot Wi-Fi, Anda dapat dengan mudah membuat jaringan kabel atau nirkabel pribadi untuk digunakan oleh Anda dan keluarga Anda sendiri. 

Jaringan pribadi dan publik dapat berbagi koneksi internet yang sama, tapi jika disiapkan dengan benar, jaringan pribadi dan publik akan independen satu sama lain, dan jaringan pribadi Anda akan diamankan dari publik.

Simak juga:: 9+ Jenis Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga (Modal Kecil)

Apakah Anda tertarik untuk memulai usaha hotspot rumahan? Maka gunakan sejumlah informasi di atas untuk memandu Anda memulainya sambil terus mencari informasi lain yang relevan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like