Tips Memulai Bisnis Kos-Kosan Agar Sukses & Untung

Tips Memulai Bisnis Kos Kosan

Bisabisnis – Siapa yang tak tergiur dengan bisnis rumah kos? Bisnis ini bisa memberikan pemasukan pasif pada pemiliknya. Selain itu, proses balik modal dari bisnis ini juga lumayan cepat.

Kos banyak dibutuhkan oleh karyawan dan mahasiswa yang jauh dari rumah. Pemasukan kos adalah biaya sewa penghuni. Mereka bisa membayar dengan sistem bulanan, per semester, hingga per tahun. Jumlah penghuni yang bisa Anda tampung juga bergantung pada besarnya bangunan.

Selain pemasukan, kos juga pasti membutuhkan biaya operasional. Misalnya listrik, pajak, perizinan, sampai keamanan. Jadi, mengelola bisnis ini juga butuh perhitungan yang matang. Tarif sewa per bulan tergantung lokasi dan juga aspek biaya di atas.

Apakah Anda juga tertarik untuk menjalankan bisnis ini? Sebelum mulai mengeluarkan modal, ada baiknya Anda menyimak tips memulai bisnis kos-kosan yang tepat. Jangan sampai Anda melakukan beberapa kesalahan fatal yang justru merugikan.

1. Lokasi yang Strategis

Jika Anda berniat membangun sendiri rumah kos, maka carilah di lokasi yang strategis. Misalnya dekat dengan kampus, sekolah, instansi pemerintahan, atau perkantoran. Lokasi tanah yang ramai dan strategis memang punya harga yang mahal, tapi harga sewa kosnya pun juga mahal.

Jika dana tidak cukup untuk membeli tanah di lokasi sangat strategis, Anda bisa bergeser sedikit. Tentukan radius dari fasilitas publik yang masih mudah dijangkau oleh penyewa, misalnya jarak 2-3 km dari kampus. Karena saat ini sudah ada ojek online, kos sedikit jauh pun tak masalah.

2. Proses Perizinan

Rumah kos saat ini sudah memiliki regulasi khusus. Aturannya berbeda dengan rumah tinggal biasa. Anda harus membayar pajak tiap tahunnya. Selain itu, rumah kos juga harus didaftarkan izinnya pada pihak terkait. Anda juga harus memikirkan lingkungan sekitar.

Sosialisasikan rencana pembangunan kos kepada masyarakat sekitar. Jangan sampai mereka merasa terganggu dengan perubahan yang mendadak. Jika Anda bisa meminta izin dan membina hubungan baik, maka keberadaan kos juga akan semakin nyaman.

3. Proses Pembangunan/Jual Beli

Jika tanah sudah didapat, maka Anda bisa melakukan proses pembangunan kos. Namun, pastikan perizinan sudah lengkap. Anda bisa membangun rumah sesuai RAB. Jika tidak memungkinkan, mintalah bantuan arsitek atau kontraktor untuk menghitung RAB dan mengerjakan prosesnya.

Jika Anda akan membeli rumah kos yang sudah ada, pastikan surat-suratnya jelas. Jangan sampai membeli rumah kos yang tidak jelas bukti SHM-nya, kemudian lakukan proses jual beli dan balik nama di depan notaris. Hal ini bisa meminimalisir kerugian Anda di kemudian hari.

4. Lakukan Riset Harga Sewa

Jika rumah kos sudah siap huni, lakukan riset harga sewa. Anda bisa mengecek berapa harga sewa kos di daerah tersebut. Umumnya tiap kos mematok tarif yang berbeda tergantung lokasi dan fasilitasnya. Semakin bagus bangunan dan fasilitas, maka harga bisa semakin mahal.

Untuk kelas kos yang sama, jangan pasang harga yang terlalu tinggi. Usahakan untuk memasang tarif rata-rata di daerah tersebut. Pasalnya, semua pencari kos pasti akan mempertimbangkan banyak lokasi dulu sebelum memutuskan akan memilih kos yang mana.

5. Tentukan Target Pasar

Rumah kos memiliki target pasarnya sendiri. Ada kos murah untuk kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah. Ada kos keluarga atau pasutri dan kos mewah yang ditargetkan untuk masyarakat kelas atas. Semua kelas pasti menyasar target yang berbeda.

Jadi, tentukan hal ini sedari awal, karena target pasar Anda juga berkaitan dengan beberapa item bangunan. Misalnya letak kamar mandi, luas kamar, perabotan, alat elektronik, fasilitas, sampai layanan kebersihan. Semakin tinggi kelas kosnya, maka fasilitas yang didapatkan semakin mewah.

Jumlah kos kelas biasa umumnya lebih banyak dibanding kos eksklusif. Kos ini biasanya punya lokasi agak jauh dari fasilitas publik. Tapi lokasinya ada di lingkungan perumahan yang elit, sedikit tenang, dan punya akses memadai untuk mobil.

6. Denah dan Tema Kamar yang Unik

Ternyata denah dan tema kamar yang Anda rancang adalah salah satu tips memulai bisnis kos-kosan yang penting. Masyarakat pasti memilih rumah kos dengan desain kamar unik. Apalagi jika desainnya bergaya minimalis dan instagramable. Anda bisa menarik minat mahasiswa dan pekerja.  

Buatlah desain kamar yang memungkinkan penghuninya masih bisa leluasa bergerak. Jangan sampai jalan penghubung/lorong kamar begitu sempit dan membuat penghuni tidak nyaman. Tentukan juga di mana lokasi garasi/parkir motor penghuni.

7. Ketersediaan Air

Air adalah kebutuhan wajib bagi penghuni kos. Ketersediaan air yang melimpah bisa membuat penghuni kos nyaman dan tidak mudah pindah. Berbeda jika Anda membatasi akses airnya. Jika memungkinkan, buatlah sumur bor untuk memenuhi kebutuhan kos.

8. Ketersediaan Listrik

Zaman sekarang hampir semua penghuni kos membawa barang elektronik. Jadi, Anda harus menyediakan listrik dengan daya yang mencukupi. Setidaknya para penghuni tidak akan mengalami kesulitan saat harus bekerja dengan alat elektronik, seperti laptop dan ponsel.

9. Fasilitas Keamanan

Tingkat kriminalitas yang tinggi di kota besar membuat banyak orang mencari kos yang aman. Ada banyak barang berharga yang harus diamankan dalam kos. Jadi, Anda pun harus menyiapkannya. Misalnya dengan memasang pagar yang tinggi, kunci duplikat, gembok, teralis kaca, dan lain-lain.

Kos eksklusif biasanya juga mempekerjakan perawat kos. Karyawan ini bertugas untuk menjaga sekaligus merawat kos Anda. Jad, penghuni bisa merasa tenang karena ada orang yang bertanggung jawab ketika mereka keluar untuk kerja/sekolah.

10. Fasilitas Pendukung

Berikanlah fasilitas pendukung untuk menarik minat calon penghuni. Misalnya seperti televisi, layanan kebersihan kamar, laundry, catering makanan, minuman gratis, WiFi, dan lain sebagainya. Layanan tambahan inilah yang menjadi magnet saat Anda promosi kos.

11. Lakukan Promosi/Iklan

Sekarang banyak masyarakat yang memanfaatkan internet untuk mencari kos. Mereka tidak lagi berkeliling karena hanya akan membuang waktu dan tenaga. Aplikasi pencari kos pun sudah banyak. Anda juga harus berinovasi menggunakan media digital tersebut.

Anda bisa memasarkan kos via Instagram, Facebook, ataupun OLX. Ada juga aplikasi khusus seperti Mamikos. Jika tidak mungkin melakukan promosi sendiri, gunakan jasa perantara. Mereka yang akan mempromosikan dan mengantarkan calon penghuni melihat kos Anda.

Simak juga:: √ 10 Tips Memulai Bisnis Rental Mobil Yang Harus Anda Pahami

Tips memulai bisnis kos-kosan bukan hanya tentang dana/modal. Anda juga harus mencari lokasi strategis, mengurus perizinan, proses pembangunan, sampai melengkapi fasilitasnya, kemudian bisa memasarkannya melalui media online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like