Tips Memulai Bisnis Fotografi Tanpa Modal

Tips Memulai Bisnis Fotografi

Bisabisnis – Menjalankan bisnis bagi para pemula memang tidaklah mudah. Maka dari itu, akan direkomendasikan beberapa tips memulai bisnis fotografi tanpa modal. Nah, perlu Anda ketahui, bahwa yang utama dalam menjalankan bisnis adalah kegigihan serta mau mencoba.

Dengan kedua modal tersebut, Anda bisa menantang diri untuk terus belajar agar mampu menjalankan bisnis dengan baik. Apalagi jika bisnis yang ditekuni merupakan hobi yang disukai tentu akan terasa lebih menyenangkan dan bermanfaat.

Berikut adalah beberapa langkah memulai bisnis fotografi yang harus Anda pahami dahulu.

1. Gunakan Alat yang Dimiliki

Dalam dunia fotografi, terdapat beberapa alat yang diperlukan untuk mendukung kegiatannya, seperti kamera, tripod, lensa, dan lain sebagainya. Sebagai pemula Anda tidak perlu memikirkan untuk membeli peralatan mahal, cobalah untuk menggunakan alat yang dimiliki terlebih dahulu.

Dalam fotografi, yang utama adalah keindahan serta keunikan yang dipancarkan dalam sebuah foto. Asah kreativitas Anda untuk dapat menggunakan berbagai alat sekitar untuk mendukung hasil foto, agar lebih unik dan menawan, misalnya menggunakan kaca, styrofoam, dan lain sebagainya.

2. Tawarkan Jasa Kepada Orang Terdekat

Untuk memulai usaha fotografi, cobalah untuk menawarkan jasa kepada kerabat atau teman terlebih dahulu. Jangan terlalu memikirkan harga terlebih dahulu, yang terpenting Anda bisa memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan fotografi yang dimiliki.

Dari teman informasi akan cepat tersebar dari mulut ke mulut, sehingga memungkinkan bagi Anda untuk bisa mendapatkan pelanggan yang lebih banyak. Untuk itu, pastikan pelanggan mendapatkan kepuasan yang maksimal ketika melihat hasil fotonya.

3. Buatlah Portofolio Terbaik

Sebagai bahan rekomendasi untuk calon pelanggan, Anda perlu memperlihatkan hasil jepretan yang pernah diambil. Hal tersebut dilakukan untuk membangun kepercayaan calon pelanggan tentang keterampilan serta konsep kerja yang Anda miliki.

Anda bisa membuat halaman khusus sebagai sarana portofolio agar bisa dilihat oleh banyak orang, misalnya mengupload melalui sosial media, menyimpannya di drive, mencetaknya secara khusus, dan lain sebagainya.

4. Tentukan Harga Jasa

Menentukan tarif jasa memang tidaklah mudah, untuk itu Anda harus mengetahui berapa harga yang sekiranya cocok untuk karya Anda. Setiap karya tentu memiliki tingkat kesulitan yang berbeda, sehingga bisa saja ditawarkan dengan harga yang berbeda.

Anda bisa melakukan survei terlebih dahulu untuk mengetahui harga pasaran dengan tepat. Anda juga perlu mempertimbangkan beberapa hal seperti lokasi foto, waktu, akomodasi, dan alat yang digunakan sebelum menyetujui atau menawarkan harga kepada pelanggan.

5. Promosikan Jasa

Promosi merupakan hal penting yang dilakukan dalam sebuah bisnis untuk bisa mendapatkan pelanggan dan memperluas target pasarnya. Anda bisa memanfaatkan media gratis seperti sosial media untuk melakukan promosi.

Upload hasil foto yang Anda miliki atau lakukan promosi dengan memposting testimonial diberikan oleh para pelanggan. Lakukan hal tersebut secara rutin untuk dapat menarik perhatian para calon pelanggan.

6. Gunakan Teman Sebagai Objek Foto

Untuk membuat portofolio yang bagus dan menarik tentu Anda membutuhkan objek yang sesuai dengan jenis usaha fotografi yang ditekuni. Sebagai bahan latihan Anda bisa mencoba untuk mengambil foto teman saat berwisata bersama atau saat teman sedang menyelenggarakan acara khusus.

Dengan begitu, Anda bisa menikmati waktu bersama teman sambil mengasah kemampuan fotografi yang Anda miliki. Nantinya hasil foto tersebut tentu akan di posting di media sosial atau bisa dijadikan sebagai bahan portofolio.

Hal tersebut membuat Anda tidak perlu lagi membayar orang untuk dijadikan sebagai objek foto. Mulai dari foto yang sederhana, Anda bisa menangkap setiap momen melalui berbagai sudut yang berbeda untuk memberikan hasil yang menawan.

7. Jual Hasil Foto di Internet

Tips memulai bisnis fotografi tanpa modal yang paling penting adalah menjual hasil karya di internet secara online. Di samping mudah, cara ini bisa memberikan keuntungan yang cukup besar. Anda bisa menentukan sendiri konsep foto yang ingin diambil, kemudian mempublikasikannya ke media online.

Saat ini terdapat beberapa situs yang bisa digunakan untuk menjual hasil karya foto, seperti Istockphoto, Dreamstime, Shutterstock, dan lain sebagainya.

8. Mengikuti Kompetisi Fotografi

Untuk mengetahui kemampuan serta mengasah daya saing yang dimiliki, Anda bisa coba untuk mengikuti kompetisi foto yang diselenggarakan oleh berbagai media.

Jika mampu memenangkan kompetisi, Anda bukan hanya bisa menambah pengalaman saja. Namun, juga akan mendapatkan hadiah yang bisa digunakan sebagai modal untuk mengembangkan bisnis fotografi yang sedang dijalani.

9. Mintalah Ulasan dari Para Pelanggan

Ulasan sangat penting untuk dapat membangun personal branding bagi usaha fotografi Anda. Melalui berbagai ulasan yang telah diberikan oleh pelanggan sebelumnya, para calon pelanggan bisa lebih yakin dan memiliki gambaran yang lebih jelas tentang keterampilan yang Anda miliki.

Setiap mengambil sebuah proyek jangan lupa untuk meminta ulasan dari pelanggan. Ulasan bisa diberikan secara tertulis maupun lisan. Anda bisa merekam ulasan yang diberikan oleh para pelanggan untuk kemudian di posting pada halaman khusus sebagai promosi.

Ulasan yang diberikan juga bisa Anda jadikan sebagai bahan evaluasi, agar bisa memberikan layanan yang lebih baik lagi kedepannya. Hal tersebut tentu akan berdampak pada semakin berkembangnya bisnis yang Anda kelola.

10. Bergabung dengan Wedding Organizer

Setiap acara pernikahan tentu akan membutuhkan seorang fotografer untuk mengabadikan momen bahagia tersebut, mulai dari prewedding, acara akad, hingga resepsi.

Bagi Anda yang sudah percaya diri dengan keterampilan fotografi yang dimiliki tidak ada salahnya untuk coba bergabung dengan wedding organizer.

Melalui tim tersebut Anda bisa lebih mudah untuk mendapatkan pelanggan, karena biasanya wedding organizer akan menawarkan harga paket kepada calon pelanggannya.

Anda bisa bergabung dengan wedding organizer melalui hubungan bisnis atau mengajukan secara langsung untuk melamar sebagai fotografer disana.

Untuk bergabung dengan wedding organizer memang tidaklah mudah, namun Anda bisa mengirimkan portofolio sebagai bahan rekomendasi atau bekerja sama dengan tim fotografer

11. Bergabung Komunitas Fotografi

Untuk memperluas jaringan bisnis, bergabung bersama komunitas dan memperbanyak teman merupakan langkah tepat yang harus dilakukan. Dengan bergabung bersama komunitas, Anda bisa bertemu banyak teman baru dengan hobi yang sama.

Selain itu, Anda juga bisa mempelajari berbagai hal baru tentang dunia fotografi, karena biasanya para anggota komunitas akan saling berbagi informasi serta pengalaman yang dimiliki. Anda juga bisa membangun kerja sama dengan orang lain untuk menangani berbagai proyek yang mungkin cocok.

Simak juga:: √ 10+ Cara Memulai Usaha Cetak Foto Mudah dan Menguntungkan

Untuk dapat mulai menerapkan tips memulai bisnis fotografi tanpa modal dengan baik, Anda tidak boleh ragu dan harus percaya dengan kemampuan yang dimiliki. Dengan begitu, Anda bisa bersaing di pasaran dan terus mengembangkan keterampilan dengan cara yang tepat sambil meraih keuntungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like