10 Strategi Memulai Bisnis Kaos Dengan Brand Sendiri

Strategi Memulai Bisnis Kaos Dengan Brand Sendiri

Bisabisnis – Fashion merupakan kebutuhan setiap orang. Setiap waktu, fashion selalu memiliki dinamika dan sifatnya berubah-ubah. Meskipun barang yang awet, orang sering membeli pakaian dengan mengikuti tren. Itu sebabnya, dalam memulai bisnis kaos dengan brand sendiri bisa sangat menguntungkan.

Kaos merupakan tipe pakaian yang umum dipakai. Artinya, baik pria maupun wanita bisa menggunakannya. Itu sebabnya, tipe pakaian ini menjadi yang paling banyak dijual di pasaran. Desain, warna, dan tren menjadi pertimbangan orang saat membeli kaos.

Karena potensinya yang besar, bisnis kaos bisa menjadi ladang yang menggiurkan. Anda perlu membuat brand sendiri agar kaos produksi Anda bisa laku di pasaran dan meningkatkan awareness untuk pelanggan. Berikut tahapan agar bisnis ini bisa Anda mulai.

1. Survey Tren Pasar

Langkah awal untuk terjun ke bisnis ini tentu saja dengan survey tren pasar. Anda tidak bisa menjual kaos yang menurut Anda bagus dan menarik dengan asumsi sendiri. Dengan melihat tren, Anda bisa mengetahui jenis kaos apa yang sedang hype di kalangan tertentu.

Anda bisa mengandalkan Google Trend dengan kata kunci “kaos” sehingga Anda bisa melihat statistiknya. Atau bisa juga dengan menjelajahi instagram dan memasukkan tagar terkait kaos. Anda akan melihat desain apa yang sedang digandrungi sekaligus rentang harganya.

2. Tentukan Segmen Pasar

Karena kaos bersifat tipe pakaian yang segmented, Anda tak bisa serakah dengan menyasar semua golongan. Perencanaan Anda dengan menyasar demografi tertentu. Misalnya, Anda masuk ke pasar remaja. Tentukan, remaja lelaki atau perempuan, usianya, sekaligus berdasarkan daerahnya.

Dengan mengetahui segmen pasar, Anda bisa menjual produk dengan kuantitas yang banyak karena sasarannya yang tepat. Anda juga bisa mengetahui bagaimana cara menjangkau mereka dengan bahasa promosi yang baik sehingga awareness bisa terbentuk.

3. Lirik Kompetitor

Untuk apa melirik kompetitor? Tentu saja tujuannya adalah mempelajari seluk-beluk bisnis mereka. Carilah kompetitor yang terbagi dua kategori. Pertama, mereka yang menjual barang yang sama dengan Anda. Kedua, mereka yang menjual kaos dengan target pasar berbeda.

Pelajari keunggulan dan kelemahan mereka. Mereka pasti memiliki tim desain dan promosi tersendiri. Manfaatkan hal-hal yang menjadi kelemahan mereka untuk menggaet pasar. Jika Anda bisa melakukannya, brand Anda bisa naik dan unggul.

4. Buatlah Rancangan Bisnis

Rancangan bisnis harus dibuat dengan jelas. Tanpa rancangan, Anda tidak akan bisa memproyeksi mau dibawa ke mana bisnis Anda ke depannya. Rancangan ini dibuat dengan rinci yang terdiri dari hasil riset atau survey yang sudah dilakukan sebelumnya dan rencana bisnis dalam periode tertentu.

Sebagai contoh, buatlah analisa pasar, deskripsi produk yang akan dipasarkan, kekuatan brand kos dibandingkan dengan kompetitor, hingga strategi dalam pemasarannya. Dengan begitu, Anda bisa tahu berapa karyawan dan modal yang akan dibutuhkan untuk menjalankan bisnis.

5. Siapkan Modal

Anda bisa menganggap bahwa modal bukanlah penentu keberhasilan sebuah bisnis. Namun tanpa modal untuk bisnis kaos, tentunya tak akan bisa berjalan. Untuk itu, catatlah semua kebutuhan terkait produksi hingga pemasaran dengan rinci sebagai perkiraan anggaran yang dibutuhkan.

Hal apa saja yang termasuk ke dalam modal? Ada bahan baku pembuatan kaos seperti bahan, printing, dan desain. Ada juga pengeluaran untuk pembuatan katalog seperti website, model dan foto produk. Dan yang terpenting adalah pembayaran karyawan dan iklan promosi.

6. Buat Desain Logo untuk Branding

Dalam bisnis, logo merupakan signature, konsep, dan citra dari usaha. Anda tak bisa mengabaikannya dan perlu membuatnya untuk branding. Jangan heran jika membuat logo bisa menghabiskan banyak dana karena mengandung filosofi sesuai visi dan misi usaha.

Logo yang efektif untuk brand awareness memiliki desain yang sederhana, mudah diingat, dan perpaduan warna yang sejalan dengan filosofi. Anda membutuhkan jasa pembuatan logo agar bisa berkonsultasi. Pastikan Anda menyampaikan visi dan makna usaha Anda kepada mereka.

7. Mulailah Produksi Kaos

Desain kaos sudah dibuat? Mulailah untuk memproduksi kaos. Langkah ini harus memperhatikan banyak hal untuk dipertimbangkan. Produk yang dibuat harus orisinil dan menggunakan bahan berkualitas. Kedua hal tersebut akan menjamin bisnis untuk bertahan dalam jangka panjang.

Produksi kaos bisa mengandalkan konveksi skala kecil atau skala besar. Hal ini akan bergantung dengan permintaan pasar atau tipe bisnis. Jika Anda menjualnya di distro-distro, satu kaos tak akan memiliki desain yang sama dengan lainnya sehingga Anda butuh konveksi khusus.

8. Buat Katalog di Website

Tanpa sebuah katalog, cara memulai bisnis kaos brand sendiri tidak akan berjalan dengan lancar. Pelanggan tidak bisa mengetahui barang dengan jelas. Mereka butuh informasi yang detail mencakup warna kaos, produk, bahan yang digunakan, hingga kualitas sablon jika ada.

Pembuatan katalog online kini menjadi opsi yang paling mudah. Orang cenderung mencari tahu segala sesuatu melalui internet. Gunakan domain berbayar yang mencerminkan brand Anda. Taruhlah foto yang berkualitas tinggi dan deskripsi produk yang jelas serta mudah dipahami.

9. Buat Toko Online

Penjualan secara online sangat membantu terutama meraih audiens yang lokasinya jauh dari Anda. Langkah ini menjadi satu-satunya cara agar brand Anda bisa dikenal lebih banyak orang. Mengandalkan toko saja saat ini tidaklah cukup untuk sebuah bisnis kaos.

Pembuatan toko online tidaklah sulit. Ada 3 pilihan, yakni menjual di media sosial, di website, dan e-commerce. Di media sosial, pastikan feedsnya rapi dan diunggah di jam prime time. Di website, letakkan harga bersamaan dengan katalog. Buatlah akun terverifikasi jika menjual di e-commerce.

10. Lakukan Promosi

Untuk mencapai branding yang sukses, lakukan promosi yang gencar. Media sosial kini menyediakan fitur iklan agar bisnis Anda bisa muncul di beranda target meski mereka tak mengikuti Anda. Tentunya, beriklan di media sosial membutuhkan anggaran.

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan fitur Google Ads. Fitur ini memungkinkan website Anda muncul di laman pencari ketika user memasukkan kata kunci terkait kaos atau brand. Manfaatkan SEO dalam hal ini agar mereka bisa tertarik dengan website Anda yang muncul di laman pencari.

Simak juga:: 10 Cara Sukses Memulai Bisnis Jilbab Produksi Sendiri

Cara memulai bisnis kaos dengan brand sendiri yang sudah disebutkan di atas harus dibarengi dengan sikap optimis Anda. Banyaklah survey dan belajar dari para calon kompetitor. Dengan mengikuti keunggulan dan memanfaatkan kelemahan mereka, Anda bisa unggul di pasar fashion.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like