Cara-Mengumpulkan-Dana-Darurat
Keuangan

10+ Cara Mengumpulkan Dana Darurat (Mudah & Cepat)

Apakah Anda sering mendapat tagihan tak terduga? Seperti kendaraan sering rusak, kondangan ke banyak tempat, atau anggota keluarga tiba-tiba sakit?

Satu hal yang pasti, Anda membutuhkan dana darurat untuk menghadapi situasi seperti ini.

Tapi, bagaimana cara mengumpulkan dana darurat? Silahkan simak berbagai tipsnya dari Bisabisnis berikut ini.

Tips Mempersiapkan Dana Darurat Dengan Mudah

Tips-Mempersiapkan-Dana-Darurat-Dengan-Mudah

Inilah 12 cara mengumpulkan dana darurat dengan cepat:

1. Mengolah Angka

Langkah pertama adalah tentukan berapa banyak uang yang Anda belanjakan setiap bulan, mulai dari makan, transportasi, kebutuhan rumah tangga, nongkrong di cafe, dsb.

Setelah Anda mengetahui total pengeluaran Anda, lihatlah berapa banyak sisa uang gaji Anda, kemudian ambil sekitar 5-10% untuk ditabung sebagai dana darurat.

Banyak orang langsung mengincar angka yang besar untuk dana darurat, yang pada akhirnya malah menjadi beban dan merasa sangat sulit untuk mencapainya.

Sebaliknya, mulailah dengan angka/persentase kecil yang lebih masuk akal dan sesuai dengan kemampuan Anda.

2. Jadikan Kebiasaan

Sedikit apapun uang yang Anda sisihkan setiap bulan, yang paling penting adalah Anda harus berkomitmen, agar menabung menjadi kebiasaan.

Tindakan sederhana ini akan membantu Anda mendapatkan finansial yang lebih baik di masa yang akan datang.

Simak juga: 12 Tips Menabung Uang Cepat Terkumpul (Anti Gagal)

3. Rekening Terpisah

Buka rekening baru untuk menyetorkan dana darurat Anda setiap bulan.

Lebih baik lagi jika Anda bisa membuka rekening yang minim biaya admin bulanan.

Setorkan uang ke rekening tersebut setiap bulan sebelum Anda membayar tagihan lainnya.

Jadikan tabungan ini sebagai bagian dari rencana pengeluaran Anda dan sisihkan uang segera setelah menerima gaji agar Anda tidak tergoda untuk membelanjakannya.

4. Jual Sesuatu

Anda bisa menjual barang-barang pribadi yang masih bagus tapi sudah sangat jarang atau tidak lagi digunakan, seperti fashion, elektronik, atau buku.

Anda bisa menjualnya secara online atau lakukan garage sale.

Untuk menyeleksi barang-barang mana yang harus dijual atau tetap disimpan, Anda perlu mengingat kapan terakhir kali barang tersebut digunakan.

Jika lebih dari 6 bulan, berarti barang tersebut sudah tidak Anda butuhkan.

Untuk menentukan harga, Anda bisa mencari informasi mengenai harga barang preloved di internet.

5. Kerja Sambilan

Jika Anda tidak memiliki barang bernilai tinggi untuk dijual, pertimbangkan untuk melakukan pekerjaan sambilan, terutama jika Anda memiliki waktu dan tenaga lebih.

Anda bisa menawarkan jasa les private kepada tetangga sekitar dan teman-teman.

Jika Anda memiliki keahlian memasak, membuka layanan katering atau membuat aneka kue juga bisa dipertimbangkan.

Jika Anda jago mengemudi dan memiliki SIM, mendaftar ojek atau supir mobil online adalah ide yang baik.

Namun, jika Anda tidak siap untuk kerja sambilan secara offline, bisa juga bekerja online hanya dari rumah dengan menjadi tutor kursus musik online, penulis freelance, atau reseller, jastip, dan dropshipper.

Ada banyak sekali jenis pekerjaan yang bisa Anda pilih sesuai dengan minat, bakat, dan keterampilan.

6. Kumpulkan Uang Koin

Bagi sebagian orang, cara mengumpulkan dana darurat seperti ini mungkin tampak konyol dan seolah tidak berguna.

Tapi kenyataanya, ribuan uang koin memiliki nominal yang lumayan saat ditukar dengan uang kertas.

Anda bisa mulai berburu di sekitar rumah untuk mengumpulkan semua koin tersembunyi.

Setelah itu, selalu tabung uang koin yang Anda dapat dari kembalian belanja ke dalam wadah yang aman, misalnya celengan.

Jika sudah terkumpul banyak, Anda bisa menukarnya dengan uang kertas di tempat penukaran uang atau bank, untuk selanjutnya dimasukkan ke rekening Anda.

7. Simpan Bonus dan Kurangi Jalan-Jalan

Dua hal ini adalah cara termudah untuk mengumpulkan dana darurat.

Setiap kali Anda mendapatkan bonus, jangan langsung dihabiskan, sisihkan 70% atau bahkan semuanya sebagai dana darurat. Dan kurangi jatah jalan-jalan Anda setiap bulan.

Ingat, bukan dihilangkan tapi dikurangi. Karena menghilangkan kebiasaan menyenangkan secara instan justru membuat Anda stress dan malah membuat keuangan berantakan.

Jika biasanya Anda jalan-jalan 4 kali dalam sebulan, kurangi menjadi 2 kali saja. Begitu juga dengan kebiasan makan dan nonton di luar.

8. Gunakan Transportasi Umum

Akan lebih baik lagi jika Anda bersedia untuk menggunakan transportasi umum saat pergi/pulang kerja atau ke beberapa tempat lainnya.

Sebagian besar kota, terutama kota metropolitan, sudah memiliki banyak transportasi umum yang bagus dan harganya jauh lebih murah daripada Anda menggunakan kendaraan pribadi.

9. Naik Sepeda

Jika Anda ingin menjadi lebih sehat sekaligus menghemat uang, naik sepeda adalah pilihan yang tepat.

Jika Anda hanya akan pergi ke rumah teman dalam satu komplek perumahan, atau membeli barang ke minimarket di depan gang, gunakan sepeda daripada mobil/motor yang membutuhkan bensin.

10. Ubah Mindset

Anggap dana darurat yang harus Anda kumpulkan setiap bulan adalah cicilan atau hutang yang harus dibayar.

Cara ini akan membantu Anda lebih mudah melakukan poin-poin sebelumnya dan membuat Anda lebih disiplin serta konsisten.

11. Pangkas Tagihan Bulanan yang Tidak Perlu

Apakah Anda berlangganan Netflix tapi jarang menggunakannya? Atau Anda membayar saluran TV kabel premium yang tidak pernah Anda tonton? Maka berhentilah berlangganan.

12. Menabung Otomatis

Apakah Anda sudah menerapkan sejumlah cara di atas tapi masih sering tergoda untuk menggunakan dana darurat sebagai dana shopping dan makan-makan?

Maka Anda bisa membuat tabungan otomatis untuk menyapu seluruh uang yang jumlahnya sudah Anda tentukan sebagai dana darurat.

Fitur tabung otomatis ini sudah disediakan oleh seluruh bank di Indonesia, mulai dari BCA, BNI, BRI, dan sebagainya.

Tanggal berapa dan berapa banyak uang yang otomatis terpotong bisa ditentukan sendiri oleh Anda.

Uang tersebut tidak akan bisa diambil sebelum tanggal jatuh tempo, biasanya per 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan.

Simak juga: Manfaat Perencanaan Keuangan (Untuk Kesuksesan Bisnis)

Ada banyak cara mengumpulkan dana darurat, mulai dari menjual beberapa harta benda, kerja sambilan, mengumpulkan uang koin, atau langsung menggunakan fitur tabung otomatis dari bank.

Jika Anda benar-benar mengalami keadaan darurat di masa mendatang, seperti kena PHK atau kendaraan Anda rusak, dana darurat ini bisa Anda pergunakan.

Seorang penulis yang sudah lama dan selalu suka berbagi melalui tulisannya. Jika ingin menghubungi lebih lanjut, boleh e-mail ke: admin@bisabisnis.id

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *