Cara Memulai Bisnis Pampers

Cara Memulai Bisnis Pampers

Diapers atau pampers adalah kebutuhan wajib bagi rumah tangga dengan bayi/balita. Hal inilah yang menjadikan bisnis pampers punya prospek keuntungan yang besar. Cara memulai bisnis pampers pun tak terlalu sulit. Bisnis ini bisa dijalankan bahkan oleh ibu rumah tangga biasa.

Pampers ada banyak merknya, mulai dari harga murah sampai premium berkelas mahal. Semua jenis pampers ini punya target pasar tersendiri. Karena itulah sebuah toko diapers wajib memiliki stok semua merk.

Anda tak perlu takut memulai bisnis ini. Bisa dibilang bisnis diapers tidak membutuhkan modal besar. Bisnis ini bisa dimulai dari skala kecil dulu. Jika bisnis berkembang, Anda bisa melakukan perluasan usaha dengan menambah jumlah modal dan stok barang.

Anda hanya perlu melakukan analisa pasar sederhana, kemudian lakukan perhitungan mengenai modal dan juga cari supplier yang cocok. Bisnis ini bisa dijalankan secara online atau offline dari rumah. Anda bahkan tidak perlu menyewa ruko besar untuk mulai bisnis. Bagaimana langkah-langkahnya? Silahkan simak dengan baik dibawah ini.

1. Lakukan Analisa Pasar

Analisa pasar bisa dilakukan dengan mudah. Anda bisa mencari merk diapers apa yang paling banyak digunakan di sekitar Anda. Misalnya dengan melakukan survei sederhana pada para tetangga kompleks. Bagi ibu rumah tangga, melakukan survei ini juga sangat mudah.

Anda bisa mencari tahu saat waktu posyandu atau ketika berkunjung ke tetangga. Tanyakan pada mereka merk apa yang dipakai, berapa jumlah pemakaian perbulan, dan harga belinya. Setelahnya Anda bisa menyusun daftar merk diapers beserta kebutuhan stoknya.

2. Hitung Jumlah Modal

Jika Anda sudah membuat daftar merk dan jumlah persediaan, kemudian lakukan perhitungan modal. Setidaknya Anda harus punya stok untuk 1 bulan ke depan. Jika dijalankan secara online, maka modal jauh lebih sedikit. Tapi modal bisa besar jika Anda memutuskan membuka toko offline.

Lakukan perhitungan modal secara cermat. Jangan sampai ada 1 pos pengeluaran pun yang terlewat. Misalnya saja:

  • Modal pembelian diapers.
  • Modal operasional seperti listrik, pulsa telepon, dan paket data.
  • Modal untuk kemasan diapers (kantong plastik, selotip, dan lain sebagainya).
  • Printer dan kertas stiker (jika Anda berniat jualan online).
  • Bahan bakar kendaraan (jika Anda berniat membuka sistem delivery order).
  • Biaya sewa ruko atau kios kecil (jika Anda ingin berjualan di toko offline).

3. Tentukan Supplier Diapers

Memilih supplier bagi pengusaha memanglah hal yang penting. Salah memilih supplier bisa saja merugikan bisnis Anda kelak. Jadi, cermat dan teliti dalam pemilihan supplier produk adalah langkah yang tak boleh dilewatkan. Bagaimana dengan pemilihan supplier yang tepat?

Diapers umumnya punya bobot ringan, tapi kemasannya besar. Jika Anda membeli dari supplier online mungkin akan mahal pada ongkos kirimnya. Jadi, pertimbangkan untuk memasukkan perhitungan ongkir dan memilih jasa pengiriman kargo yang murah.

Anda bisa juga mencari produk diapers dari toko grosir terdekat. Jika Anda tak jauh dari kota, carilah supermarket grosir yang biasanya menjual produk dalam partai besar berharga murah. Anda bisa mendapatkan harga diapers yang murah dan bisa dijual kembali di bawah harga pasaran.

4. Menentukan Lokasi Berjualan

Jika Anda ingin mendirikan kios, carilah lokasi yang strategis, misalnya di dekat pasar atau pusat keramaian. Kios di pinggir jalan besar juga cocok. Carilah lokasi yang ramai dan masih dekat dengan perumahan warga.

5. Pilih Marketplace

Jika Anda ingin berjualan online, maka tentukan marketplace apa saja yang akan jadi platform jualan. Anda juga bisa memanfaatkan media sosial dan aplikasi WhatsApp. Pasarkan diapers Anda setiap hari dan tentukan sistem pembayaran, layanan delivery, hingga proses pengiriman paketnya.

6. Mengelola Keuangan

Pengelolaan keuangan adalah langkah yang sangat penting dalam sebuah usaha. Kunci agar bisnis tetap berjalan baik adalah memisahkan keuangan pribadi dengan bisnis. Jangan sampai Anda mencampurkan hasil usaha dengan uang pribadi jika ingin bisnis berkembang.

Cobalah menghitung harga beli produk, harga jual, biaya pengiriman, dan transportasi, kemudian kalkulasi berapa keuntungan yang akan didapatkan. Lakukan pembukuan sederhana agar Anda tahu aliran dana usaha ini.

7. Persiapan Modal Usaha

Usahakan untuk mendapatkan modal awal usaha tanpa pinjaman bank, apalagi bisnis pampers ini tak butuh banyak modal. Lakukan penghematan modal dengan memanfaatkan rumah dan ponsel sebagai sarana berjualan. Nantinya jika bisnis mulai berkembang, barulah Anda bisa menambah jumlah modal.

8. Menentukan Metode Pembayaran

Tentukan bagaimana konsumen nantinya akan membayar. Jika bisa, hindari sistem COD pada konsumen yang baru. Anda bisa menggunakan sistem transfer antar bank. Konsumen juga bisa menggunakan layanan dompet digital agar lebih mudah dan praktis.

9. Menyiapkan Transportasi

Alat transportasi harus ada dalam list cara memulai bisnis pampers. Kendaraan transportasi ini penting saat Anda membeli stok diapers dan saat delivery pesanan. Jika memungkinkan gunakan kendaraan pribadi seperti motor untuk sistem delivery. Tujuannya agar ongkos transport lebih hemat.

Jika Anda berniat membeli stok diapers di supermarket grosir, gunakan kendaraan roda empat. Jika dalam jangkauan taksi online, pilihan ini jadi yang terbaik. Anda bisa keluar sedikit biaya untuk ongkos pulang pergi ke supermarket.

10. Lakukan Promosi

Takkan ada bisnis yang berjalan baik tanpa promosi. Meskipun bisnis kecil, Anda tetap harus mempromosikannya. Langkah pertama bisa dimulai dari lingkungan sekitar. Berikut ini beberapa strategi promosi yang harus Anda terapkan:

  • Promosi dari mulut ke mulut dengan masyarakat lingkungan sekitar Anda. Langkah ini bisa membuat masyarakat menjadi konsumen setia. Apalagi jika Anda berhasil mendapatkan stok produk dengan harga miring.
  • Promosi via WhatsApp yang bisa menjangkau relasi, kolega, dan keluarga Anda. Lakukan promosi lewat status WA.
  • Promosi lewat media sosial seperti Facebook atau Instagram. Pastikan memberikan kelengkapan informasi yang dibutuhkan konsumen.

11. Strategi Marketing

Gunakan strategi marketing seperti diskon, beli 1 gratis 1, gratis item tambahan, free ongkos kirim, dan lain sebagainya. Gunakan langkah ini untuk menarik konsumen setia. Orang-orang akan tertarik dengan promo yang Anda buat. Promo ini tidak perlu dilakukan tiap hari. Cukup dalam waktu tertentu.

Simak juga: √ 10 Cara Mendapatkan Modal Usaha Dengan Mudah Sekali

Cara memulai bisnis pampers bisa dilakukan dengan analisa pasar, perhitungan modal, mencari supplier, dan lain sebagainya. Setelah itu, baru Anda bisa menjalankan usaha dengan skala kecil lebih dulu. Lakukan strategi promosi untuk mendatangkan pelanggan setia ke toko pampers Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like